Koordinasi Implementasi Program MBKM di UB

Pada tanggal 16 Pebruari 2024, Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Direktorat Administrasi dan Layanan Akademik (DALA) menyelenggarakan rapat koordinasi implementasi Program MBKM bertempat di Ruang Sidang Rektorat Lt 8. Beberapa pokok pikiran dan program tindak lanjut implementasi Program MBKM adalah sebagai berikut.

  1. Mengoptimalkan program-program berikut untuk meningkatkan jumlah mahasiswa MBKM, seperti: a) MBKM Mandiri yang telah diinisiasi fakultas/departemen/program studi; b) partisipasi dosen pada Doktor Mengabdi; c) partisipasi program studi pada beragam hibah penguatan kapasitas program studi seperti PKKM dan PKKM-like UB, dan d) berbagai bentuk program yang mendorong mahasiswa mengambil pembelajaran luar kampus dengan pengakuan 20 sks
  2. Pelaksanaan Wirausaha Merdeka (AWMM UB 2024) menunggu informasi teknis lebih lanjut dari Direktorat Kemahasiswaan (Ditmawa) UB. Pengelola dan koordinator MBKM Fakultas
  3. Perlu koordinasi dengan pelaksana beragam program yang melibatkan 8 (delapan) bentuk kegiatan pembelajaran (BKP) MBKM, termasuk WCU, IRO dan BPPM Fakultas, misalnya untuk international credit transfer (ICT) dan pengabdian masyarakat 20 sks.
  4. Nilai mahasiswa peserta MSIB dan Bangkit tidak dapat diminta untuk dikeluarkan terlebih dahulu. UB harus mengikuti timeline MSIB dan Bangkit.
  5. Kegiatan terkoordinasi terkait MBKM selanjutnya: a) Melanjutkan proses evaluasi pencapaian pengetahuan dan ketrampilan mahasiswa dari kegiatan pembelajaran di luar kampus dan diseminasinya kepada program studi dan departemen; b) Melanjutkan proses evaluasi kelulusan tepat waktu mahasiswa peserta MBKM; c) Melaksanakan rekonstruksi RPS mata kuliah MBKM (UBU) berbasis outcome based education (OBE) dan d) memutakhirkan buku Pedoman Implementasi MBKM meliputi persyaratan mahasiswa pendaftar program MBKM dan jam belajar di luar kampus sesuai Permendikbud Ristek Nomor 53 tahun 2023.